$ Halo, saya
Saya Siroja — backend engineer yang tinggal di Yogyakarta. Lima tahun terakhir saya membangun bagian produk yang jarang terlihat tapi paling terasa: API yang tahan beban, database yang tetap gesit saat datanya menumpuk, dan alur pembayaran serta autentikasi yang benar-benar bisa diandalkan. Belakangan, saya juga menyambungkan AI agent ke backend yang sama.
// Tentang
Saya sudah 5+ tahun di backend engineering — kebanyakan Laravel (PHP), Node.js (NestJS, MedusaJS, Fastify), dan .NET. Saya suka masalah yang sulit tapi sunyi: query yang harus turun dari lima detik ke bawah seratus milidetik, integrasi pembayaran yang tidak boleh kehilangan satu transaksi pun, sistem autentikasi yang dipakai login satu perusahaan. Belakangan saya juga membangun AI agent dan integrasi MCP di atas backend itu, supaya software bisa bekerja sendiri tanpa jadi kotak hitam.
REST API, microservices, dan 'lem' yang membosankan tapi penting di antaranya. Saya merancang service yang tetap modular saat membesar dan menjaga response time tetap rendah meski traffic-nya tidak bersahabat.
Indexing, menulis ulang query, materialized view, dan Redis di tempat yang memang butuh. Di salah satu platform saya memangkas query lima detik jadi di bawah 100ms — kuncinya mengukur dulu, bukan menebak.
Saya menghubungkan LLM ke data langsung lewat MCP (Model Context Protocol) dan agentic workflow — untuk pencarian semantik, penetapan harga otomatis, dan tugas back-office. Targetnya: software yang bertindak dengan pengaman, bukan demo yang rusak di production.
Saya pernah merilis untuk tim di Malaysia, Singapura, AS, dan Indonesia. Remote-first, async secara default, dan terbiasa memegang satu bagian sistem dari hulu ke hilir.
// Stack
Ini yang saya pakai sehari-hari. Saya lebih suka mendalami beberapa hal daripada mengoleksi logo — backend, data, dan lapisan AI di atasnya.
// Pengalaman
Beberapa tahun kerja backend di e-commerce, pembayaran, rekrutmen, dan platform internal — ini hasil nyatanya.
// Studi kasus
Beberapa proyek di mana keputusan arsitekturnya benar-benar menentukan — apa yang rusak, apa yang saya lakukan, dan apa yang berubah.
Platform commerce modular di mana AI agent mengurus pencarian produk, penetapan harga, dan sinkronisasi inventori antar-service — bukan dikerjakan manual oleh orang.
Platform lama tidak bisa mencari secara cerdas dan butuh orang untuk menyamakan inventori antar-channel secara manual. Data jadi tidak sinkron dan peluang harga terlewat.
Saya membangun stack headless di MedusaJS dengan storefront Next.js, lalu menaruh AI agent di depan data produk lewat MCP — supaya LLM bisa membaca inventori langsung untuk pencarian semantik dan menetapkan harga otomatis, dengan batasan.
Platform multi-vendor untuk gas industri dan konsumen, dengan segala kerumitan rantai pasok dan distribusinya.
Manajemen vendor merepotkan dan belum ada model kontrol akses yang nyata, sehingga ada celah keamanan dan proses pesanan yang sering tersendat.
Saya membangun ulang backend-nya dengan Laravel dan Express, menambah RBAC yang detail, lalu menyambungkan Firebase dan JNE supaya pelacakan dan alur rantai pasok berjalan tanpa diawasi terus.
Alat rekrutmen yang membaca deskripsi pekerjaan dan menilai kandidat dengan agentic workflow dan LLM, supaya HR tidak lagi mengerjakannya baris demi baris.
Tim HR menghabiskan lebih dari 60% waktunya membaca spesifikasi pekerjaan dan menyaring orang secara manual — lambat, dan tidak konsisten antar-penilai.
Saya membangun pipeline yang membaca deskripsi pekerjaan, menarik kebutuhan sebenarnya, lalu menilai kandidat terhadapnya. Setelah itu saya menulis ulang SQL analitiknya supaya dashboard tetap real-time.
Lapisan API yang dibangun untuk melayani jutaan data ke klien mobile dan web yang sibuk tanpa timeout.
API lama butuh sampai lima detik untuk mengembalikan analitik yang kompleks, dan klien sering timeout menunggu.
Saya memindahkan endpoint tersibuk ke Fastify, mengandalkan indexing PostgreSQL dan materialized view, lalu menaruh cache Redis yang disengaja di depan read paling berat.
Otoritas single sign-on untuk perangkat internal perusahaan, dibangun di sekitar keamanan yang benar-benar mau dipakai orang.
Staf harus mengingat 10+ login terpisah, dan OTP lewat SMS mahal serta tidak stabil di sebagian wilayah.
Saya membangun otoritas SSO-nya dengan Laravel dan memindahkan pengiriman MFA ke WhatsApp Business API — yang ternyata sekitar 3× lebih andal dan setengah biaya SMS.
Banyak dari pekerjaan ini berada di balik NDA atau infrastruktur privat. Saya tidak selalu bisa membagikan kodenya, tapi dengan senang hati membahas arsitektur dan trade-off-nya lewat panggilan.
// Layanan
Sebagian besar pekerjaan saya jatuh ke beberapa kategori. Kalau masalah Anda mirip salah satunya, kita pasti cocok.
Agent LLM, integrasi MCP, dan agentic workflow yang benar-benar bekerja — pencarian semantik, keputusan otomatis, tugas back-office — dengan pengaman supaya tidak liar.
REST API dan microservices yang terdokumentasi, teruji, dan dibangun untuk tumbuh. Node.js, Laravel, atau .NET — mana yang paling pas.
Desain skema yang masuk akal, plus indexing, penulisan ulang query, dan caching supaya tetap cepat saat data membesar.
Pembayaran, pesan, autentikasi — layanan eksternal yang jadi sandaran produk Anda, disambung rapi supaya bukan jadi titik yang mudah rusak.
Saat sesuatu melambat di bawah beban, saya mencari bottleneck yang sebenarnya — bukan yang ditebak — lalu memperbaikinya. Profiling, caching, dan penskalaan horizontal yang wajar.
Sepasang mata kedua untuk rencana backend atau AI Anda — tinjauan arsitektur, code review, dan saran jujur soal apa yang dibangun dan apa yang dilewati.
Ceritakan apa yang sedang Anda bangun. Saya akan jujur soal apa yang dibutuhkan dan apakah saya orang yang tepat untuk itu.
// Kontak
Punya proyek, lowongan, atau sekadar pertanyaan backend yang rumit? Form ini langsung masuk ke WhatsApp atau email saya — pilih saja.
Saya terbuka untuk peran backend dan AI, kerja arsitektur freelance, dan sesekali misi 'tolong bikin ini lebih cepat'.
Saat ini menerima pekerjaan backend dan AI secara remote untuk 2026.